FENOMENA BB DI INDONESIA
Fenomena Blackberry memang masih sangat dirasakan di Indonesia. Banyak pengguna Blackberry di Indonesia yang sudah menganggap Blackberry sebagai sebuah kebutuhan. Pasalnya, untuk saat ini Blackberry adalah gadget termurah untuk berkomunikasi jarak jauh di Indonesia.
Lalu apa yang membedakan Blackberry dengan handphone lainnya? Gadget yang satu ini memiliki fasilitas Blackberry Messenger (BBM) yang telah menggantikan posisi Short Messege Services (SMS) pada handphone biasa dan BBM ini hanya bisa diakses oleh handphone Blackberry saja. Selain daripada itu Blackberry tidak berbeda dengan handphone lainnya.
Nah, di Indonesia, BBM jauh lebih murah daripada SMS. Hal inilah yang membuat demam Blackberry di Indonesia. Berikut beberapa alasan yang saya alami mengapa orang-orang di Indonesia berpindah ke Blackberry:
- Karena BBM lebih murah dan cepat dari SMS. Selain itu BBM dapat mengirim pula gambar-gambar dan foto-foto dengan cepat.
- Karena orangtua membelikannya sebab sekeluarga menggunakan Blackberry (Mungkin dimaksudkan agar mereka sekeluarga dapat lebih sering berkomunikasi dengan murah)
- Karena pengguna Blackberry tidak lagi menggunakan fasilitas SMS, maka kerabat yang tidak menggunakan Blackberry mengalami kesulitan untuk menghubungi para pengguna Blackberry. Maka merekapun ikut berpindah ke Blackberry demi bisa tetap berkomunikasi. (Jujur saya juga sempat sering mengalami kesulitan berkomunikasi dengan pengguna Blackberry)
Banyak kontroversi dan kritik yang muncul menanggapi fenomena ini. Saya menemukan gambar-gambar yang cukup menggelitik mengenai fenomena ini.
Gambar-gambar di atas menunjukkan betapa benda kecil tersebut dapat mengubah pola hidup dan keseharian dari orang banyak. Yang sering terlihat adalah gaya berjalan, duduk, menonton, dan bahkan mengobrol dengan teman berubah semenjak adanya benda ini (semuanya dilakukan sembari memegang dan menatap layar Blackberry).
Hal menarik lain adalah ketika pesawat mendarat di bandara. Para penumpang di dalam pesawat langsung buru-buru menyalakan Blackberry mereka seperti tidak ingin ketinggalan informasi sedikitpun. Padahal pesawat belum berhenti sempurna. Orang-orang seperti kecanduan terhadap benda ini.
Tak jarang saya juga menemui bahwa Blackberry mempengaruhi mood orang-orang di Indonesia. Hal ini disebabkan murahnya fasilitas BBM yang menggunakan koneksi internet di Indonesia mengakibatkan sibuknya jaringan di provider-provider telepon selular Indonesia. Kualitas sinyal dari provider Indonesia yang sebenarnya belum cukup baik untuk BBM menyebabkan sering terjadinya pending pada saat pengiriman pesan BBM. Hal inilah yang sering saya jumpai pada teman-teman saya yang sering marah-marah sendiri karena BBM nya pending.
Artikel ini hanyalah persepsi saya sebagai non-pengguna Blackberry. Mungkin banyak yang beranggapan lain. Bahkan mungkin saja persepsi saya berubah setelah nantinya saya menjadi pengguna Blackberry.
Jadi, apakah anda masih membutuhkan Blackberry?
PENDAPAT PRIBADI
memang blackberry sekarang ini sudah seperti gagdet yang hampir semua orang miliki. dan banyak alasan orang yang memiliki blackberry dikarenakan lingkungan sekitar yang memakai blackberry untuk berkomunikasi. bahkan orang yang sangat menghindari ‘mainstream’ pun dapat ikut-ikutan memakai blackberry sebagai gadgetnya demi memudahkan berkomunikasi dengan rekan kerjanya. dan hal ini sudah terbukti dari pengalaman teman saya. saya bukan pengguna blackberry, namun sering kali teman-teman lama menghubungi saya hanya untuk meminta pin blackberry meskipun mereka tidak tahu gadget apa yang saya pakai untuk berkomunikasi. dari kejadian tersebut terlihat bahwa orang mempunyai pikiran bahwa hampir semua temannya memakai gadget blackberry untuk berkomunikasi. namun menurut saya tren ini suatu saat akan hilang dan digantikan dengan tren yang baru, seperti salah satunya adalah munculnya aplikasi messanger bernama ‘whatsapp’ dimana aplikasi tersebut dapat menghubungi gadget-gadget berdasarkan OS-nya, seperti Android, Symbian, dan juga Blackberry. dengan aplikasi ini komunikasi dimudahkan bukan hanya antar blackberry namun juga beberapa OS lainnya.
Follow me : @andirezzaa